Sunday, February 25, 2018

Rekomendasi Lagu Day6

Source pic : Inikpop.com

Berhubungan saya masih sangat awam dalam mencintai Day6, saya tidak tahu pasti sudah berapa album ataupun single yang mereka keluarkan. Sepertinya mereka band yang termasuk produktif ya. Mereka bahkan menciptakan lagu – lagu mereka sendiri. Young K dan Wonpil termasuk yang paling berkontribusi dalam menciptakan lagu – lagu mereka. Terkadang Sungjin dan Jae juga membantu dalam pembuatan lirik. Lagu yang akan saya rekomendasikan ini adalah lagu – lagu mereka dari album Sunrise dan Moonrise yang sama – sama keluar pada tahun 2017. You see, dalam 1 tahun mereka mengeluarkan 2 album dan tracklist albumnya terdiri dari banyak lagu. Pada setiap albumnya selalu saja terdiri dari lagu – lagu baru, jarang sekali mereka merecycle lagu. Betapa bekerja kerasnya mereka. Sebab setahu saya, mereka benar – benar yang berperan penuh dalam pembuatan album dan lagu. Jika lagunya disetujui oleh JYP maka mereka ikut liriskan. Namun jika tidak maka mereka akan membuat lagu lain. Jadi mereka berusaha membuat banyak lagu sebelum ditunjukkan kepada JYP. Oh, betapa bangganya aku pada mereka.
Lagu – lagu mereka memiliki ciri khas anak band, tidak beda jauhlah dengan band Indonesia juga. Jadi, telinga saya masih bisa menerima. Terkadang lagu mereka juga bergenre rock. Tapi terkadang juga ada kesan balladnya. Langsung saja saya akan merekomendasikan lagu – lagu mereka, tentunya yang sesuai dengan selera musik saya:
·         I Smile ( album sunrise)
Bagian chorusnya bagus banget.
·         I Like You ( album Moonrise )
·         I Wait ( album Sunrise )
Pada lagu ini, saya sangat suka bagian ‘babe’ yang dinyanyikan Jae. Terdengar sangat menggoda. Hehe. Oh ya, ini juga lagu rekomendasi dari Jae loh. Kok kita bisa samaan gitu ya bang Jae?
·         When You Love Someone ( album Moonrise )
·         Congratulations
Bagian chorus dan falsetnya Young K bagus banget dilagu ini.
·         You Were Beautiful
Ini lagu rekomendasi dari Wonpil loh.
·         Goodbye Winter ( album Sunrise ) 
     Lagu ini lebih terkesan ballad sih dari pada rock. Saya suka lagu ini karena bagian chorusnya dinyanyikan Jae sama Sungjin yang pada dasarnya memiliki suara sengau. Yes, I love sengau voice. Sungjin, Jae dan Young K ikut berpartisipasi dalam pembuatan lirik dan komposer lagu ini.
Masih banyak lagu yang akan saya rekomendasikan dari band Day6. Jadi, tunggu pada postingan selanjutnya yah.

Saturday, February 24, 2018

Kenapa suka DAY6?

Gaes, Do you know about Day6? Ah, kenapa rasa suka datangnya belakangan sehingga menimbulkan penyesalan? *curhat*. Ceritanya aku lagi suka banget sama Day6 terutama si member paling tua tapi wajahnya paling cute. Beruntung dia lebih tua dari aku, jadi aku bisa panggil dia oppa. Oooppaaaa *gaya imut* (dilempar pakai sandal) .Pertama kali aku lihat Jae di acara Cool Kiz on the block episode spesial Rio Olympic Event. Ceritanya episode itu bertema tentang bulutangkis. Mereka menyambut akan diselenggarakannya Olimpiade Rio 2016. Kalian tahulah ya, dalam cabang bulutangkis banyak medali emas yang sudah disumbangkan untuk tim Korea. Makanya mereka membuat acara semacam itu. Kenapa Indonesia tidak membuat acara spesial semacam itu ya? Padahal banyak bulutangkis adalah salah satu lumbung medali Indonesia.

Unyu banget, pengen bawa pulang

Pada acara tersebut mereka mengundang beberapa mantan atlet yang pernah mendapatkan medali pada olimpiade sebelumnya. Mereka juga mengundang selebriti yang jago dalam hal bulutangkis. Salah satunya Nickhun 2pm. Asal kalian tahu ya gaes, Nickhun itu jago banget main bulutangkisnya. Nah, Nickhun mengajak seorang partner dari grup yang merupakan labelmatenya yaitu Jae Day6. Pertama kali lihat dia, gila nih cowok imut banget. Makin kesemsem deh saat tahu ternyata dia jago main bulutangkis. For your information nih gaes, impian paling mulia ku adalah punya pacar atlet bulutangkis *abaikan*. Nickhun dan Jae berhasil sampai di final. Prok prok prok. Proud of you my man *hehe*.
Mulailah tingkat kekepoanku meningkat, akhirnya aku searching lagu – lagunya Day6, dan aku amati satu persatu suaranya. Oh Em Ji boy...suaranya Jae kherren gila. Suaranya itu loh, ada hushkynya tapi tetap soft. Pokoknya suaranya itu representasi dari suara malaikat ( angelic voice ). For your information lagi nih gaes, cita – cita sampingan aku yang juga tak kalah mulia yaitu punya pacar yang mempunyai suara angelic voice. Suara member lain juga tidak kalah bagus. Masing – masing dari mereka mempunyai karakter suara yang unik. Tapi tetap saja, suara Jae yang paling membuatku terbuai.
Ngomong – ngomong, sebenarnya bukan itu inti postinganku kali ini. Jadi, pada postingan kali ini aku ingin merekomendasikan lagu – lagu dari Day6 yang wajib kalian dengar. Perlu kalian garis bawahi yah, lagu – lagu mereka bagus – bagus. Lagunya ciri khas anak band banget. Ok, langsung saya cek disini:

Source pic : Jae's twitter

Sunday, February 18, 2018

Review MV Gugudan The Boots

Hai gaes! Kali ini blog kumuh saya akan membagikan review MV lagu Gugudan The Boots. Walaupun lagunya sudah beberapa waktu lalu keluar, kalian jangan berpikir ini akan basi yah sebab ini bukan makanan. Ini adalah karya seni. Kenapa saya baru mereview sekarang? Jawabannya satu, baru sempet. Maklum beberapa waktu ini sibuk sekali. Sibuk makan, sibuk tidur, sibuk mainan hp. Yah, semacam itulah rutinitasku. Ngomong – ngomong, dari sekian banyak pengunjung blogku kira – kira ada yang penasaran sama kehidupan nyataku gak sih? Saya sarankan tidak usah, hidupku rumit. Kenapa jadi bahas yang gak penting? Abaikan ya readersnim.
LAGU dan MUSIK

Kim Sejeong yang cantiknya seperti saya *Hehehe*

Di antara 9 member lain, Sejeong memiliki part menyanyi paling banyak. Maklumlah, doskykan face of the grup. Sejeong memang sangat bersinar sejak ikut produce 101 dan berhasil debut dengan IOI. Apalagi saat dia sukses membintangi drama School 2017. Makin bersinar dah bintangnya. Sayangnya, karena dia terlalu bersinar member – member lain jadi tidak kelihatan. Miris memang. Ketika dia banyak mendapat sorotan, member lain tak punya banyak kesempatan untuk menunjukkan bakat mereka. Don’t worry, ada saatnya untuk masing – masing member akan bersinar. Teruslah bekerja keras.
Di antara 3 lagu sebelumnya, lagu ini yang paling saya suka. Musiknya enak didengar dan membuat ketagihan. Paling suka efek siulan – siulannya. Menambah kesan seksi dan dramatis. Semakin didengarkan, beberapa member ternyata mempunyai kualitas suara yang tak kalah dengan Sejeong. Sebut saja Haebin dan Nayoung. Saya suka karakter suara mereka berdua dilagu ini.
DANCE
Kalau boleh jujur, menurut saya dancenya kurang energik. Padahal musiknya sudah ‘cool’ banget. Tapi, meski begitu dancenya tetap sesuai dengan beat. Tarian kaki dibagian chorus mengingatkan saya pada koreografi fenomenal SNSD. SNSD dulu sering menampilkan point dance dengan kaki yang seolah menendang bola. Meski gerakan Gugudan ada beberapa modifikasi, tetap saja hal itu membuat saya bernostalgia pada Kpop jaman generasi kedua. Ah....aku benar – benar rindu jaman itu.
Kalian tahu yang menjadi center saat melakukan dance break pada lagu ini? Itu Sally, dia junior saya diakademi tari. Yah walaupun pada akhirnya saya dikeluarkan karena saya hanya bisa menari robot *abaikan*. Sally cukup baik sebagai seorang dancer. Gerakannya powerful.
MUSIC VIDEO

Efek visualisasi yang keren

Lokasi tempat shootingnya di indoor. Settingnya mengingatkan saya pada SNSD. Sebab SNSD sering sekali memilih lokasi indoor sebagai tempat syuting MV. Bukan maksud saya untuk membandingkan? Saya hanya teringat saja pada SNSD. Saya tidak membahas plagiarisme dan sebagainya. Sebab gugudan berbeda dengan SNSD. Musiknya juga berbeda. Setting Gugudan lebih simple meski menggunakan setting indoor. Dengan hanya menonjolkan tata cahaya. Tak banyak properti yang digunakan. Tapi tetap memunculkan kesan elegan. Selain itu, efek visualisasi yang keren semakin membuat hidup setting tersebut.
Segitu dulu review dari saya. Tolong jangan ada kesalahpahaman di antara kita sebab tulisan saya tidak bermaksud menjatuhkan pihak tertentu. Saya suka Gugudan dan saya suka SNSD.

Monday, February 12, 2018

Review MV Golden Child Its You

Ini kali pertama saya menulis review dari lagu Golden Child (selanjutnya saya sebut Golcha). Meskipun Golcha ini adalah labelmatenya INFINITE dan Lovelyz (dua grup yang saya suka) tapi saya tidak terlalu mengikuti perkembangan mereka. Entahlah, kurang ada gaya magnet yang menarik saya untuk penasaran dengan mereka. Salah satu yang kurang menarik minat saya adalah karena mereka memiliki banyak member. Kalau tidak salah ada 11 member. Susah nghafalinnya bro. Dari 11 tersebut ada satu member yang memutuskan untuk meninggalkan grup karena alasan kesehatan. Sayang sekali ya.
Saya hanya tahu wajah 3 member saja yaitu Daeyeol (adik Sungyeol, karena wajahnya mirip sekali dengan Sungyeol), Joochan dan Bomin (model di MV Lovelyz Now, we). Kenapa saya tahu Joochan? Karena pada salah satu W Project (Projectnya Woollim yang merilis single untuk para traineenya sebelum mereka debut), Joochan merilis single bersama salah satu Woollim girl yaitu Soyoon yang berjudul No One Like You. Serius, demi semua dedemit yang ada itu lagu bagus banget. Suara mereka keren. Apalagi suara si cewek saat nada tinggi, karakternya mirip dengan suara Jin. Unik. Terus di MV lagu itu, Joochan ganteng banget. Wajahnya itu loh, lembut dan sendu. Jadi pengen memberi kasih sayang sama dia biar tidak sendu lagi. Sejauh ini, Joochan adalah bias saya di Golcha. Nah loh, katanya tidak tertarik? Kok punya bias digrup itu. Aku tu, sukanya gitu. Dimaafin ya!
Golcha memiliki konsep yang berbeda dari INFINITE. Golcha lebih mengusung konsep cheerful dan youthful. Pada comeback kali ini mereka menggunakan school concept. Lagunya bergenre pop dance. Cukup bagus dan bisa menyemangati hari kalian. Sayangnya ditelinga saya kurang membuat ketagihan. Dance dari lagu ini cukup energik, dan seperti ciri khas sunbae – sunbaenya dance sinkron dan suara mereka tetap stabil meski sambil menyanyi live. Terbukti dengan MR Removed mereka yang cukup menarik perhatian netizen. Suara mereka tidak goyang saat menyanyi di acara musik show secara live.
Alur dari MV ini cukup unik. Mereka menggunakan tema magic, ala – ala sulap gitu. Meski sebenarnya itu cuma trik dan tidak secara beneran mereka punya kekuatan. Ada yang mencoba mematikan lampu dengan hanya menggunakan petikan jarinya, lampunya memang padam. Tapi ternyata ada temannya di belakang yang mematikan sakelar. LOL.
Model cewek di MV ini adalah Jung Dabin. Dia adalah aktris kelahiran tahun 2000. Seumuran ya sama Bomin. Saat lihat wajah dedek Dabin saya langsung ingat kalau dia pernah berperan di drama She Was Pretty. Itu loh, dramanya Park Seojoon sama Hwang Jung Eum. Dedek Dabin jadi Kim Hyerim muda, sekaligus jadi adiknya Kim Hyerim. Aktingnya cukup bagus. Cantik juga.
Segitu dulu gaes reviewnya. Semoga bermanfaat bagi kalian yang sedang membutuhkan pencerahan. Jangan lupa tinggalkan jejak dikolom komentar.

Friday, February 2, 2018

REVIEW MV DAVICHI DAYS WITHOUT YOU

Davichi kembali dengan lagu balladnya. Entahlah, sejak dulu aku selalu suka dengan lagu – lagu Davichi. Tak pernah ada rasa bosan ketika mendengarkan lagunya. Kenapa ya? Kalian tahu? Hal ini mungkin saja terjadi pada kalian juga. Ketika kalian mendengarkan lagi Davichi pasti kalian akan terbawa pada emosinya. Para penyanyinya memang mempunyai penghayatan yang bagus, ditambah lagi dengan kualitas vokal mereka yang luar biasa. Jangan lupakan pula teknik vokal mereka. Mereka benar – benar paket komplit sebagai seorang penyanyi. Penghayatan, kualitas vokal dan teknik, semuanya sempurna. Meski Haeri sering disebut memiliki kemampuan vokal yang luar biasa, namun menurut saya pribadi Minkyung juga tak kalah bagus. Keduanya mempunyai karakter vokal yang kuat, dan kemampuan olah vokal yang bagus. Ketika kalian mendengarkan lagu mereka, awalnya pasti kalian akan sulit membedakan suara mereka berdua. Apalagi kalau kalian baru pertama kali mendengarkan lagu mereka.
Lagu terbaru mereka yang berjudul Days Without You adalah lagu yang bergenre ballad. Lagu ini dibuka dengan vokal lembut dari Haeri, kemudian ketika nada mulai naik vokal dilanjutkan oleh Minkyung. Bagaimana aku bisa menggambarkan betapa bagusnya lagu ini? Ketika intro, lagu ini menonjolkan kelembutan vokal dari member Davichi yang membuat kalian hanyut dalam kelembutan tersebut. Lalu, ketika mulai bagian chorus lagu ini menonjolkan kemampuan olah vokal tingkat tinggi mereka, dengan nada-nada tinggi yang menghayat hati. Begitulah secara bergantian dengan perpaduan yang sangat seimbang. Transisi antara nada tinggi dan nada rendah sangat pas. Sepertinya kalian harus mendengarkan sendiri lagunya.
 Daniel

JB
Model video klip dari lagu ini adalah idol yang saat ini tengah naik daun. Kang Daniel dari Wanna One. Apakah cuma aku yang merasa kalau Kang Daniel itu mirip dengan JB GOT7? Please stand to me. Banyak netizen yang memuji akting dari Daniel di sini. Ini kali pertamanya bagi dedek Daniel menjajal dunia akting. MV ini juga menggambarkan kelembutan sebab setting diambil pada tempat yang penuh salju. Ketika penonton yang lain melihat pembukaan MV ketika dedek Daniel tiduran di atas salju sambil menatap langit menilai itu keren, aku melihatnya seperti Cheon Song Yi (drama: My Love From The Star). Entahlah, aku hanya teringat adegan Song Yi yang juga tiduran di atas salju. Ok, lupakan Song Yi dan kembali pada dedek emes Daniel. Alur MV di dominasi tentang masa sekarang Kang Daniel dan flashback ke masa lalunya. Di mana di masa lalunya, selalu muncul bayang-bayang cewek yang dia cintai. Dia kembali menapaki setiap kenangannya bersama sang mantan. Tampak dari raut wajahnya yang menyesal dan memelas, sepertinya dia belum bisa move on. Cup cup, ada noona.
Pada intinya saya suka sekali lagu ini, dengan vokal dan penyampaian dari Davichi terhadap lagu ini benar – benar tak mengecewakan. Adapun untuk MVnya, saya juga sangat suka. Management Davichi sepertinya pintar dalam memilih model. Kang Daniel yang sedang naik daun, tentunya juga akan membuat orang – orang merasa penasaran dengan aktingnya. Alhasil mereka akan penasaran pula melihat MVnya. Cerdik. Secara keseluruhan, MV nya menginterpretasikan isi lagunya. Setting yang diambil di hutan pinus dan villa di tengah hutan yang dipenuhi dengan salju tebal sangat tepat menggambarkan perasaan kesendirian dan kesunyian. Emosi sedih tetap tersampaikan dengan akting Kang Daniel yang cukup baik. Sekian reviewnya. Sukses terus buat Davichi dan sukses terus buat dedek Kang Daniel.